Translate

Total Tayangan Laman

Followers

Kamis, 17 Januari 2013

KARYAWAN DAN PIMPINAN DALAM PRESPEKTIF ISLAM


Ajaran agama islam tihak hanya menjelaskan kehidupan spiritual, tetapi yang menetapkan sistem sosial yang lengkap. Sistem sosial islam di dalamya perilaku yang lengkap tentang perilaku manusia dalam seluruh aspek kehidupan, dengan pahala dan hukuman yang sesuai, sesuai dengan pemenuhannya sesuai peraturan-peraturan yang ada. Berikut ini adalah beberapa ayat Qur’an yang menjelaskan tentang kehidupan sosial dan spiritual islam yang tidak terpisahkan.

aaminuu biallaahi warasuulihi wa-anfiquu mimmaa ja'alakum mustakhlafiina fiihi faalladziina aamanuu minkum wa-anfaquu lahum ajrun kabiirun
[57:7] Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya1457. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.



faittaquu allaaha maa istatha'tum waisma'uu wa-athii'uu wa-anfiquu khayran li-anfusikum waman yuuqa syuhha nafsihi faulaa-ika humu almuflihuuna
[64:16] Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta ta'atlah dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu1481. Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.



waqaaluu law kunnaa nasma'u aw na'qilu maa kunnaa fii ash-haabi alssa'iiri
[67:10] Dan mereka berkata: "Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala".

Kebenaran ajaran islam membimbing pada kebaikan : Islam adalah agama sebagai pedoman hidup ( The way of life ), sekolah islam mencakupsegala cabang ilmu dan pen Pimpinan . Penelitian tekhnologi, obat, sejarah, astronomi,  grammar,ekonomi, psikologi ras, dan  etnik. Di paper ini kami menjelaskan presepsi islam tentang salah satu isu penting dalam areaaperangai organisasi: Hubungan antara karyawan dengan pimpinan .
Paper ini menunjukkan bagaimana lingkungan islam dapat mencapai kepuasan kerja dan keberhasilan karyawan dan pimpinan. Paper ini juga menunjukkan bahwa Islam adalah teladan yang baik.
KARYAWAN DAN PIMPINAN
Islam memandang kerja sebagai elemen yang penting dalam kesuksesan manusia dalam kehidupannya. Dalam Al’Quran menyatakan dengan jelas segala yang DIA ciptakan di bumi , laut dan di Surga pun telah diciptakan oleh Allah untuk manusia, segala hal yang ada di bumi di surga di samudra , bintang dan lainnya yang telah dibuat tunduk kepada kepada manusia oleh Allah. Ini mengingatkan manusia untuk mengetahui dan memanfaatkan beberapa banyak keuntungan dari penciptaan NYA guna mendapatkan pahala untyuk bekal kehidupan kelak. Dalam islam semua manusia sama dalam pandangan Allah. Mereka berbeda hanya pada perbuatan mereka. Dan juga, menurut islampekerja adalahsetiap individu dalam masyarakat yang memiliki pekerjaan yang berguna . Ini berarti bahwa kepala negara, pelajar, petani, mekanik, atau masyarakat yang lain. Pekerja akan bekerja sesuai kapasitas dan ketulusan untuk memperoleh hasil maksimal dan sukses untuk diri mereka maupun masyarakat. Dan juga kewajiban pekerja untuk memberi semangat orang untuk orang yang tidak mampu bekerja sendiri. Islam memerintahkan dan mengarahkan kepada banyak pekerjaan. Berikut ini adalah beberapa contoh ayat :

huwa alladzii ja'ala lakumu al-ardhdzaluulan faimsyuu fii manaakibihaa wakuluu min rizqihi wa-ilayhialnnusyuuru
[67:15] Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.



in ahsantum ahsantum li-anfusikum wa-in asa/tum falahaa fa-idzaa jaa-a wa'du al-aakhirati liyasuu-uu wujuuhakum waliyadkhuluu almasjida kamaa dakhaluuhu awwala marratin waliyutabbiruu maa 'alaw tatbiiraan
[17:7] Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.


faman ya'mal mitsqaala dzarratin khayran yarahu
[99:7] Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.

waman ya'mal mitsqaala dzarratin syarran yarahu
[99:8] Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.

Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa muslim harus semangat bekerja dan bekerja hanya karena Allah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar